Ketakwaan palsu dan orang berilmu
Ketakwaan Palsu🕸
Kebanyakan manusia menjaga diri mereka dari percikan benda najis, akan tetapi mereka tidak menjaga diri mereka dari ghibah.
Dan kebanyakan manusia memperbanyak sedekah, akan tetapi mereka tidak pernah berhenti bermu'amalah dengan riba.
Dan kebanyakan manusia sholat tahajjud pada malam hari, akan tetapi mereka malah mengakhirkan sholat wajib.
Hati-hatilah dengan ketakwaan palsu wahai saudaraku..
Imam Ahmad bin Hanbal dalam Al-Zuhd mengetengahkan perkataan Sufyan bin ’Uyaynah yang berkata:
ليس العالم الذي يعرف الخير من الشر، إنما العالم الذي يعرف الخير فيتبعه، ويعرف الشر فيجتنبه
“Seseorang itu tidak disebut orang berilmu jika sekedar mengetahui kebaikan perbedaannya dengan keburukan, sesungguhnya seorang ahli ilmu itu adalah seseorang yang mengetahui kebaikan lalu ia mengikutiya, dan mengetahui keburukan lalu ia menjauhinya.”
Abu ‘Abdullah Ahmad bin Muhammad bin Hanbal, Al-Zuhd, Beirut: Daar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, cet. I, 1420 H, hlm. 138.
dikutip dari :
📝 Al-Imam Ibnul Jauzi dlm kitab
📚Shoidul Khothir
Share by: NJ
Komentar
Posting Komentar