Surat perpisahan
| *Surat Perpisahan* |
Saudaraku,
Aku akan pulang...
Sudah di 12 hari pertama (lebih 1/3 bulan) bertamu namun seringkali aku ditinggal sendirian.
Walau sering dikatakan istimewa namun perlakuanmu tak luar biasa.
Oleh-olehku nyaris tak kau sentuh...
Al-Qur'an hanya dibaca sekilas, kalah dengan update status smartphone dan tontonan.
Shalat tak lebih khusyu, kalah bersaing dengan ingatan akan lebaran.
Tak banyak kau minta ampunan, karena sibuk menumpuk harta demi THR dan belanjaan.
Malam dan siang mu tak banyak dipakai berbuat kebajikan, kalah dengan bisnis yang sedang panen saat Ramadhan.
Tak pula banyak kau bersedekah, karena khawatir tak cukup buat mudik dan liburan.
Saudaraku..., aku seperti tamu yang tak diharapkan. Hingga, sepertinya tak kan menyesal kau kutinggalkan.
Padahal aku datang dengan kemuliaan, seharusnya tak pulang dengan ke-sia-an.
Percayalah...,
Aku pulang belum tentu kan kembali datang, sehingga seharusnya kau menyesal telah menelantarkan.
Masih ada 18 hari kita bersama,
Semoga kau sadar sebelum aku benar-benar pulang...
"Karena umur mu hanyalah cerita singkat yang akan di pertanggungjawab kan dengan panjang".
Bumi Allah, hari ke-12 Ramadhan 1437-H
Saudaramu,
*Ramadhan*
# *_Rabbana semoga kemuliaan Ramadhan kali ini masih bisa kami dapatkan...*
*Aamiin..._*
Share by: NJ
Komentar
Posting Komentar